Tampilkan postingan dengan label RM Sunda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RM Sunda. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Maret 2010

Nasi Timbel Parahyangan

Pada tahun 2004, diawali dengan keinginan untuk mengisi waktu luang, Ny. Yudhi bersama sang suami tercinta memutuskan untuk memulai bisnis rumah makan kecil-kecilan. Dengan menu utama nasi timbel ayam kampung, sop buntut goreng dan iga bakar serta mengandalkan kelezatan resep warisan keluarga lainnya, secara perlahan namun pasti kedai yang diberi nama Nasi Timbel Parahyangan ini semakin dikenal orang banyak. Tak hanya terbatas di kawasan Jakarta Timur, masakan dari kedai hijau mungil ini bahkan sudah pernah dipesan oleh pelanggan dan dibawa ke tanah Hongkong!

Setelah berhasil melebarkan usaha untuk menjangkau para pelanggannya di daerah Jakarta Selatan dengan membuka cabang pertama, Ny. Yudhi dan tim kecilnya yang solid juga semakin sering melayani pesanan sampai ratusan dus untuk perkantoran di seluruh DKI Jakarta.

Meskipun waktu semakin sempit dan semakin berharga, sentuhan personal sang pemilik sekaligus peracik bumbu sendirilah yang masih akan menyapa para pengunjung setiap jam makan siang dan di malam hari. Karena waktu sore digunakan sang Nyonya untuk memikirkan resep istimewa apa lagi yang dapat diperkenalkan kepada Anda semua.

cid:image001.png@01CA95C5.E31CC590

http://www.nasitimbelparahyangan.com

Twitter: @NTParahyangan

Facebook: Nasi Timbel Parahyangan

Hatur Nuhun,

Rekan-rekan di Nasi Timbel Parahyangan

Cakung, Jakarta Timur

Minggu, 31 Mei 2009

Bandung - Lotek Paranti sejak dulu kala


Yang namanya lotek bagi orang sunda udah nga asing lagi. Tempat jualan lotek ini sudah lama banget sejak aku kecil udah mulai berjualan lotek dan sampai sekarang masih. Rasa loteknya dari dulu sama saja enaknya.

Yang saya terpesona sama lotek disini adalah ulekan di batu GEDE banget sebesar kepala orang ... hehehe mungkin ini juga yang membuat lotek ini terkenal ya ;))

LOTEK PIRANTI
Jl. Cilentah no 4
Bandung
GPS Garmin S06 55.963 E107 36.984
09531

Jumat, 03 April 2009

Jakarta Presenter: Bondan Winarno RM Lembur Kuring

Hotel Golden Boutique
Jl. Angkasa 1, Kemayoran
Jakarta, 021 6255555

Masih ingat RM Sunda “Lembur Kuring” di lapangan golf Senayan yang legendaris di tahun 1970-an? “Lembur Kuring”-lah yang kemudian memicu lahirnya berbagai rumah makan serupa – bahkan dengan nama “kuring”-nya. “Lembur Kuring” yang asli di Senayan telah tergusur, dan membuka cabang di Situ Lebakwangi, Sukabumi, dan Cianjur. Di Jakarta ia hadir dengan nama “Warung Bibet” di Jl. Ampera, dan “lahir kembali” di tempat yang baru ini. Mencicipi pencok leunca, soto gurame, cumi bakar, dan pete goreng, dengan nasi timbel dan sambal terasinya yang terkenal mantap.

Senin, 30 Maret 2009

Bandung Presenter: Bondan Winarno Trans TV

Materi Isi: Jalansutra/Irvan Kartawiria

RM Asli Laksana
Jl. Soekarno-Hatta 395, Bandung
022 5206836

Sebuah rumah makan Sunda yang menggelar semua sajiannya di meja. Para tamu tinggal minta sepiring nasi, dan kemudian mengambil sendiri lauk yang dikehendaki.
Bondan membuat sendiri karedok yang kemudian dinikmatinya. Selain itu, ada masakan khas yang jarang dijumpai di warung lainnya, yaitu ampas kecap yang gurih.


Yamien CekerSam’s Strawberry Corner
Jl. Dago 84, Bandung
022 2534450

Kedai ini juga sudah membuka cabang di Jakarta. Selain minuman dan makanan yang dibuat dari strawberry, tersedia juga berbagai makanan populer lainnya. Kedai ini khususnya populer di kalangan remaja.
Mencicipi yamien asin komplet yang antara lain berisi ceker ayam, dan strawberry cream cheese yang cukup baik mutunya. Yamien ceker-nya memakai ceker ayam yang digoreng kering tanpa tulang.

AwugAwug Beras Asli Cibeunying
Jl. Jenderal A. Yani depan Kampus STTT
Samping Apotek Cibeunying
0813 20789755

Awug adalah jajanan khas yang dibuat dari tepung beras dicampur parutan kelapa dan gula merah. Di Tatar Sunda, awug dibuat dalam bentuk piramida berukuran besar, dan kemudian dipotong-potong.
Di berbagai daerah Nusantara dapat dijumpai pula jajanan sejenis, tetapi biasanya dibungkus individual dalam ukuran kecil. Misalnya, di Sulawesi Utara, jajanan seperti ini disebut koyabu, dibungkus daun pisang atau daun pandan.

Penjual awug ini juga menyediakan berbagai jajanan pasar lainnya, seperti putri no’ong yang juga disebut sebagai kue kacamata, dan lain-lain.

Ronde Jahe Alketeri


Jl. Alketeri (depan Gg. Aljabri), Bandung
022 4235067

Tenda kakilima ini telah mempunyai beberapa cabang di berbagai tempat di Bandung. Ronde yang bulat-bulat dibuat dari tepung ketan diisi kacang tanah. Air jahe panasnya agak lunak, tidak sekeras wedang jahe di Jawa.

Sabtu, 28 Maret 2009

Bogor Presenter: Bondan Winarno - Tempe Goreng Dadak Priangan Sari

Rancamaya

Desa Cinagara, Kec. Caringin, Bogor

0251 224877, 7110225

Gurame Tauco Sebuah restoran di tengah sawah merangkap tempat pemancingan yang cocok untuk rekreasi keluarga. Kualitas masakannya pun tidak boleh dipandang dengan sebelah mata.
Mencicipi gurame goreng saus tauco, goreng terong balado, pete goreng, dan ulukutek oncom leunca.

Demo masak dengan
Dieter Oswald Speer
Rancamaya

Summer Salad Orang Jerman ahli coklat yang sudah lama tinggal di Indonesia. Ia juga memiliki restoran, bakery, dan akan segera membuka chocolaterie yang pertama di Indonesia.
Sambil ngobrol santai, ia menunjukkan cara membuat summer salad yang segar dengan campuran buah dan sayur.



Warung Nasi Purnama
Jl. Raya Sukabumi, km. 12
0813 88910787

Di ruas jalan raya ini terdapat sederetan warung yang menyediakan masakan Sunda siap saji. Di lintasan yang sering macet ini, kehadiran tempat-tempat makan murah-meriah ini banyak membantu orang yang sedang dalam perjalanan.
Mencicipi ikan mas dan tumis pare yang cukup bagus mutunya.

Tempe Goreng Dadak Priangan Sari
Jl. Raya Sukabumi km. 12
0251 9102132

Toko ini menyediakan berbagai kue kering untuk oleh-oleh. Berbagai jenis pisang sale dan keripik tersedia di sana. Tersedia pula tempe iris tipis yang digoreng dadak untuk dinikmati di tempat maupun dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

Puncak Bogor - Bondan Winarno - kelinci lada hitam dan gulai rusa.

Melrimba
Jl. Raya Puncak km 87, Cisarua
0812 9425819


Bekas lahan pabrik farmasi di Puncak yang diubah menjadi kebun bunga dan buah. Di tempat ini juga tersedia berbagai restoran yang lumayan.
Sekarang juga tersedia kebun strawberry yang boleh dipetik buahnya dengan membayar Rp 6.000/ons.
Di sini Bondan memberikan demonstrasi membuat minuman hangat yang nikmat dan anti-flu dari jahe, lemon, sereh, dan madu.

Ceker Ayam TausiRM Saung Kuring
Jl. Raya Puncak km 75, Cipayung
0251 254551

Sebuah rumah makan Sunda yang dimiliki dan dikelola oleh warga keturunan Tionghoa. Karena itu masakan Sunda yang disajikan di sini pun dengan sentuhan khas.
Mencicipi nasi merah dengan sambal babat pete yang juara, ceker ayam tausi yang mak nyuss, dan pencok kacangpanjang yang segar.

Kelinci Lada HitamRestoran Ekaria Permai
Jl. Raya Puncak 307, Cipayung
0251 253774

Restoran yang menyajikan masakan Tionghoa gaya djadoel dan kualitas jempolan. Di sini tersedia berbagai menu spesial yang patut dicoba, seperti: kelinci lada hitam dan gulai rusa.

Puncak Presenter: Bondan Winarno

Melrimba
Jl. Raya Puncak km 87, Cisarua
0812 9425819


Bekas lahan pabrik farmasi di Puncak yang diubah menjadi kebun bunga dan buah. Di tempat ini juga tersedia berbagai restoran yang lumayan.
Sekarang juga tersedia kebun strawberry yang boleh dipetik buahnya dengan membayar Rp 6.000/ons.
Di sini Bondan memberikan demonstrasi membuat minuman hangat yang nikmat dan anti-flu dari jahe, lemon, sereh, dan madu.

Ceker Ayam TausiRM Saung Kuring
Jl. Raya Puncak km 75, Cipayung
0251 254551

Sebuah rumah makan Sunda yang dimiliki dan dikelola oleh warga keturunan Tionghoa. Karena itu masakan Sunda yang disajikan di sini pun dengan sentuhan khas.
Mencicipi nasi merah dengan sambal babat pete yang juara, ceker ayam tausi yang mak nyuss, dan pencok kacangpanjang yang segar.

Kelinci Lada HitamRestoran Ekaria Permai
Jl. Raya Puncak 307, Cipayung
0251 253774

Restoran yang menyajikan masakan Tionghoa gaya djadoel dan kualitas jempolan. Di sini tersedia berbagai menu spesial yang patut dicoba, seperti: kelinci lada hitam dan gulai rusa.

Jumat, 20 Maret 2009

Nila Goreng Plus Nasi Liwet Cianjur, Raos Pisan!!!

Devita Sari - detikFood

GB
Jakarta - Ikan nila digoreng garing dan renyah ini rasnya gurih-gurih renyah. Disuap dengan nasi liwet yang gurih plus sambal dadak dan lalapan. Tonjokan sambal terasi yang dahsyat pedasnya dijamin bikin melek merem ketagihan lezatnya. Jangan kaget kalau harus menambah lagi dan lagi!

Resto Dapur Cianjur yang terletak persis di depan lapangan tenis Apartemen Mediterania, Tanjung Duren ini jauh dari kesan mewah. Jejeran kursi-kursi kayu dan meja kayu yang apik dibalut oleh dinding berwarna-warni memberi kesan cerah. Sedangkan jejeran makanan ditaruh di dalam etalase kaca dalam wadah-wadah yang dipisahkan setiap jenis.

Layaknya resto Cianjur pada umumnya menu yang ditawarkan di Dapur Cianjur ini cukup komplet. Mulai dari aneka ayam yang digoreng atau dibakar, ikan nila, bawal, tahu, tempe, sayur asem, usus, empal, karedok, dll. Untuk nasinya bisa dipilih nasi putih, merah, atau liwet yang menjadi favorit.

Mengingat pengalaman saat bersantap siang resto ini selalu penuh oleh pengunjung. Maka saya pun menyempatkan diri untuk berkunjung setelah makan siang. Maklum meskipun ada di dalam apartemen namun resto ini terbuka untuk pengunjung umum. Benar saja, saat tiba para pelayan sedang sibuk membereskan meja bekas pengunjung bersantap. Saya tak perlu lagi mengantri dan langsung menuju etalase untuk memilih makanan.

Seperti biasa menu wajib yang saya pesan adalah ikan nila goreng, usus, tempe goreng, dan nasi liwet. Sedangkan teman saya memilih ayam goreng, karedok, dan nasi putih. Yang tak boleh dilewatkan jika berkunjung kesini adalah sambal terasi di rumah makan ini yang bisa diambil sesuka hati beserta lalapannya. Ada tiga jenis sambal yang disediakan dalam cobek besar, yaitu sambal terasi biasa, sambal terasi pedas, dan sambal tanpa terasi.

Tak lama pesanan kami tiba satu persatu diatas meja dalam keadaan panas. Nasi liwet disajikan per porsi langsung di atas piring. Rasanya gurih bercampur wangi daun bawang, pulen, gurih dan lembut. Sedangkan badan ikan nila disayat kedua sisinya dan dikerat-kerat. Digoreng garing hingga berwarna kecokelatan tersaji dalam wadah bambu beralaskan daun pisang. Ikan ini digoreng 'deep frying' tenggelam dalam minyak panas dan banyak hingga kering.

Saat disantap tak terlacak bau tanah sama sekali dan saat dicocol dengan sambal terasi yang digerus kasar, nyam nyam... pedas-pedas enak. Apalagi saat dimakan bersama dengan nasi liwet yang pulen dan gurih. Bahkan sirip si ikan pun ikut tandas, rasanya kriuk..kriuk.. renyah gurih!

Tempe goreng disajikan dipotong dua bersama dengan ayam goreng dan usus yang digoreng kering. Ayam gorengnya menggunakan ayam kampung, bumbu memiri, bwang dan kunyitnya meresap sampai ke sela-sela daging dan tulang. Ususnya juga tak kalah keriuk... bahkan tanpa dimakan dengan nasi rasanya tetap uenakk...

Meskipun letaknya di dalam apartemen bukan berarti restoran ini mahal. Untuk ikan nila goreng cukup membayar Rp 8.000,00 dan Rp 4000,00 untuk seporsi nasi liwet. Cukup murah bukan? Tak heran kalau para pengunjungnya mulai dari mahasiswa, pengunjung apartemen, hingga pegawai kantoran. Sepulang dari sana saya pun menyempatkan diri membeli oleh-oleh berupa pisang goreng Kalimantan yang dijual disepanjang jalan Tanjung Duren. Pokoknya sekali ini tanpa ke Cianjur saya sudah puas mencicipi hidangan khas Cianjur yang raos pisan!!!

Dapur Cianjur
Apartemen Mediterania Lt.Dasar
(Depan Lapangan Tenis)
Jl. Tanjung Duren, Jakarta Barat
Jam buka: 09.00 - 21.00
Telp: 021-30047574/6802 2608
( dev / Odi )

Senin, 09 Maret 2009

JakBar Nila Goreng Plus Nasi Liwet Cianjur, Raos Pisan!!!

Nila Goreng Plus Nasi Liwet Cianjur, Raos Pisan!!!
Devita Sari - detikFood

GB
Jakarta - Ikan nila digoreng garing dan renyah ini rasnya gurih-gurih renyah. Disuap dengan nasi liwet yang gurih plus sambal dadak dan lalapan. Tonjokan sambal terasi yang dahsyat pedasnya dijamin bikin melek merem ketagihan lezatnya. Jangan kaget kalau harus menambah lagi dan lagi!

Resto Dapur Cianjur yang terletak persis di depan lapangan tenis Apartemen Mediterania, Tanjung Duren ini jauh dari kesan mewah. Jejeran kursi-kursi kayu dan meja kayu yang apik dibalut oleh dinding berwarna-warni memberi kesan cerah. Sedangkan jejeran makanan ditaruh di dalam etalase kaca dalam wadah-wadah yang dipisahkan setiap jenis.

Layaknya resto Cianjur pada umumnya menu yang ditawarkan di Dapur Cianjur ini cukup komplet. Mulai dari aneka ayam yang digoreng atau dibakar, ikan nila, bawal, tahu, tempe, sayur asem, usus, empal, karedok, dll. Untuk nasinya bisa dipilih nasi putih, merah, atau liwet yang menjadi favorit.

Mengingat pengalaman saat bersantap siang resto ini selalu penuh oleh pengunjung. Maka saya pun menyempatkan diri untuk berkunjung setelah makan siang. Maklum meskipun ada di dalam apartemen namun resto ini terbuka untuk pengunjung umum. Benar saja, saat tiba para pelayan sedang sibuk membereskan meja bekas pengunjung bersantap. Saya tak perlu lagi mengantri dan langsung menuju etalase untuk memilih makanan.

Seperti biasa menu wajib yang saya pesan adalah ikan nila goreng, usus, tempe goreng, dan nasi liwet. Sedangkan teman saya memilih ayam goreng, karedok, dan nasi putih. Yang tak boleh dilewatkan jika berkunjung kesini adalah sambal terasi di rumah makan ini yang bisa diambil sesuka hati beserta lalapannya. Ada tiga jenis sambal yang disediakan dalam cobek besar, yaitu sambal terasi biasa, sambal terasi pedas, dan sambal tanpa terasi.

Tak lama pesanan kami tiba satu persatu diatas meja dalam keadaan panas. Nasi liwet disajikan per porsi langsung di atas piring. Rasanya gurih bercampur wangi daun bawang, pulen, gurih dan lembut. Sedangkan badan ikan nila disayat kedua sisinya dan dikerat-kerat. Digoreng garing hingga berwarna kecokelatan tersaji dalam wadah bambu beralaskan daun pisang. Ikan ini digoreng 'deep frying' tenggelam dalam minyak panas dan banyak hingga kering.

Saat disantap tak terlacak bau tanah sama sekali dan saat dicocol dengan sambal terasi yang digerus kasar, nyam nyam... pedas-pedas enak. Apalagi saat dimakan bersama dengan nasi liwet yang pulen dan gurih. Bahkan sirip si ikan pun ikut tandas, rasanya kriuk..kriuk.. renyah gurih!

Tempe goreng disajikan dipotong dua bersama dengan ayam goreng dan usus yang digoreng kering. Ayam gorengnya menggunakan ayam kampung, bumbu memiri, bwang dan kunyitnya meresap sampai ke sela-sela daging dan tulang. Ususnya juga tak kalah keriuk... bahkan tanpa dimakan dengan nasi rasanya tetap uenakk...

Meskipun letaknya di dalam apartemen bukan berarti restoran ini mahal. Untuk ikan nila goreng cukup membayar Rp 8.000,00 dan Rp 4000,00 untuk seporsi nasi liwet. Cukup murah bukan? Tak heran kalau para pengunjungnya mulai dari mahasiswa, pengunjung apartemen, hingga pegawai kantoran. Sepulang dari sana saya pun menyempatkan diri membeli oleh-oleh berupa pisang goreng Kalimantan yang dijual disepanjang jalan Tanjung Duren. Pokoknya sekali ini tanpa ke Cianjur saya sudah puas mencicipi hidangan khas Cianjur yang raos pisan!!!

Dapur Cianjur
Apartemen Mediterania Lt.Dasar
(Depan Lapangan Tenis)
Jl. Tanjung Duren, Jakarta Barat
Jam buka: 09.00 - 21.00
Telp: 021-30047574/6802 2608
( dev / Odi )

Senin, 23 Februari 2009

Kres.. kres.. Kriuk Gurami Kremes Plus Sambal Dadak

Selasa, 10/02/2009 11:22 WIB
Odilia Winneke - detikFood

GB
Jakarta - Daging ikan gurami diiris tipis, dibalut tepung dan digoreng garing komplet dengan taburan kremesan yang renyah. Dicocol sambal cabai rawit kecap plus sambal dadak yang pedas rasanya jadi hebat. Makin dahsyat setelah disuap dengan nasi pandan teri yang kemepul wangi gurih. Raos pisan!

Sudah sering saya tergoda melihat gambar ikan gurami goreng yang matanya bening melotot di papan nama ‘Waroeng Sunda’ ini. Ditambah paduan warna hijau merah yang memikat mata. Atap sirap dan dinding kaca menjadi hiasan bagian depan resto yang sangat jelas terlihat dari jalan.

Pilihan makanan Sunda seperti cocok dengan resolusi saya untuk lebih banyak makan makanan sehat dan tradisional tahun ini. Maka malam itu saya sengaja mampir ke resto yang selalu 'menggoda' saya. Untung saja pengunjung yang biasanya padat, belum terlihat memenuhi area makan di bagian depan dan saung-saung di bagian belakang.

Karena dari awal tergoda ikan gurami, saya memutuskan menjajal ikan gurami kremes, berikut kangkung tumis terasi plus tahu goreng kipas sebagai pelengkap. Pilihan menu Sunda di resto ini lumayan komplet. Dari paket nasi Punjlut sampai aneka lauk gorengan dan pepesan plus beragam olahan ikan, udang dan cumi.

Sebelum mulai bersantap saya pun menuju meja panjang di bagian sisi kanan resto yang berisi aneka lalapan dan sambal. Ada sambal mangga, sambal tomat muda iris, sambal cabai goreng dan satu cobek besar sambal dadak. Yang menarik, sambal dadak ini memang diuleg langsung di depan tamu oleh pelayan. Jadi dijamin tidak ‘masuk angin’ karena selalu segar! Semuanya bebas diambil karena merupakan compliment gratis!

Sayang sekali saya datang di malam hari, kalau siang pasti saya memesan karedok atau gado-gado yang diracik a la minute alias dadakan di depan kita. Meja panjang di sisi kasir ini berisi cobek besar untuk menyiapkan gado-gado dan karedok komplet dengan pajangan aneka kaleng berisi kerupuk.

Gurami goreng kremes disajikan cantik di atas piring oval, komplet dengan taburan kremesan yang garing menggiurkan. Empat potong tahu goreng kipas disajikan dengan saus sambal. Sepiring keil kangkung tumis terasi melengkapi sajian ini.

Gigitan pertama gurami goreng terasa sangat renyah, kres.. kres.. balutan tepungnya garing dan kremesan alias adonan tepung gorengnya tidak terlalu asin. Yang mengejutkan justru tidak tercium dan terasa jejak aroma tanah yang biasanya sangat dominan pada ikan gurami dan iar tawar lainnya. Benar-benar wangi gurih! Tak salah agaknya pilihan saya, karena sesuai gambarnya, agaknya jagoan resto ini memang si gurami!

Setelah dicocol sambal kecap rawit dan sambal mangga, rasa gurih daging ikan gurami makin enak, gurih-gurih pedas asam! Wah, paduan lalap kemangi dan suapan nasi pandan bertabur teri goreng yang semerbak wangi membuat gurami terasa makin sedap saja!

Saya sedikit kecewa dengan tampilan kangkung tumis terasi yang agak kehitaman meskipun rasanya lumayan pedas. Mungkin api yang kurang besar membuat si kangkung loyo sebelum dimakan. Tahu kipasnya juga renyah di bagian luar dan selipan dua udang yang cukup besar di dalamnya membuat rasanya gurih-gurih enak. Saat menggigit tahu ini harus hati-hati karena ada sedikit semburan air dari dalam tahu. Ini pasti gara-gara ulah si udang yang gendut!

Tiupan angin malam yang dingin mulai terasa dari saung tempat saya duduk. Di halaman tengah resto, anak-anak sibuk bermain becak mini dan ayunan. Suasana resto pun makin ramai. Karena takut ketiduran di saung gara-gara kekenyangan sayapun segera beranjak.

O,ya harga makanan yang harus saya bayar tidak terlalu mahal, gurami goreng Rp. 7.500 per 100 gram, nasi putih, nasi merah dan nasi pandan Rp.5.000 per porsi dan makanan lain berkisar dari Rp. 7.000 – Rp. 14.000 juga minuman yang dipatok dengan kisaran harga yang sama.

Saya masih penasaran untuk kembali lagi ke tempat ini untuk menguji kelezatan sup gurami, gurami bakar plus pepes udang yang berselimut daun singkong. Kalau disantap dengan nasi merah plus sambal dadak pastilah sedap!

Waroeng Sunda
Jl. Raya Serpong KM. 8 No. 88
(Sebelah SPBU Pertamina)
Pondok Jagung - Tangerang
Telp. 5315 7976
Fax. 5315 7671
Jam buka : 11.00-22.00
( dev / Odi )

Jumat, 20 Februari 2009

Bali Tempat makanan Halal terutama bagi umat muslim

Anda tidak perlu kawatir tentang makanan di Bali terutama bagi umat muslim. Walaupun mayoritas penduduk Bali adalah non-musllim, namun banyak tersedia tempat makan untuk muslim yang menyediakan makanan halal.

Berikut hasil jalan - jalan kami menemukan makanan halal bagi tamu - tamu domestik yang berumat muslim.

Ayam Bakar Taliwang
lokasi : Jl. Teuku Umar Denpasar
buka : makan siang, makan malam
makanan : Ayam Bakar Kampung

Warung Plengkung
lokasi : Jl. Raya Kuta
buka : makan siang, makan malam
makanan : Ayam dan Ikan Bakar/Goreng

Pawon Pasundan
lokasi : Jl Kediri Kuta
buka : makan siang, makan malam
makanan : Khas Sunda

Tulang Lunak Hayam Wuruk
lokasi : Jl. Hayam Wuruk Denpasar
buka : makan siang, makan malam
makanan : Presto Ayam, Bebek dan Ikan

Ny Nita Tulang Lunak
lokasi : Jl. Hayam Wuruk, Jl Teuku Umar, Jl. Gatot Subroto Denpasar
buka : makan siang, makan malam
makanan : Presto Ayam, Bebek, Ikan

Kentucky Fried Chicken
lokasi : Denpasar, Sanur, Kuta, Nusa Dua
buka : makan pagi, makan siang, makan malam
makanan : Ayam Goreng

McDonalds
lokasi : Denpasar, Sanur, Kuta, Jimbaran
buka : makan pagi, makan siang, makan malam (24 jam)
makanan : Ayam Goreng

Natrabu Padang
lokasi : Jl. By Pass Ngurah Rai Sanur
buka : makan siang, makan malam
makanan : Khas Padang

Warung Bandung
lokasi : Jl. Sunset Road Kuta
buka : makan siang, makan malam
makanan : Jawa Barat

Ikan Bakar Jimbaran
lokasi : Sepanjang Pantai Jimbaran
buka : makan siang, makan malam
makanan : Ikan Bakar

Restaurant Padang
lokasi : Denpasar, Kuta, Nusa Dua, Jimbaran, Sanur, Legian, Ubud
buka : makan siang, makan malam
makanan : Khas Padang

Suling Bali Restaurant
lokasi : Jl. Kintamani
buka : makan siang
makanan : Indonesia

Restaurant Cianjur
lokasi : Renon Denpasar
buka : makan siang, makan malam
makanan : Jawa Barat

Mentari Restaurant
lokasi : Bedugul Jl. Yudistira Denpasar Bali
buka : makan siang
makanan : INdonesia

Ayam Bakar Taliwang Bedugul
lokasi : Bedugul
buka : makan siang
makanan : Ayam bakar

www.tourkebali.com

Senin, 26 Januari 2009

BANDUNG : Bondan Winarno- Trans TV Pepes Ikan Mas Duri Lunak

Materi Isi: Jalansutra/Bondan Winarno + Tim TransTV

Presenter: Bondan Winarno



Lontong KariPasar Cihapit
Bandung


Sebetulnya Bondan mencari seorang ibu penjual buntil di pasar ini. Sayangnya, pada hari itu si ibu tidak berjualan. Bondan kemudian berjalan-jalan di pasar dan melihat sangat banyak makanan. Ia mengagumi nasi kuning Ibu Heru yang gurih dan harum, dengan berbagai lauk-pauk yang menggoda. Di sana juga dijumpai Nasi Tim Ayam "Sizi Atjep" yang punya banyak cabang, dan juga penjual gorengan Pak Idi yang sangat laris sampai diantre orang. Combro-nya istimewa.


Bondan mencicipi lontong kari sapi khas Bandung jualan Pak Sahudi. Lezat dan merupakan menu sarapan yang cocok. Kebetulan di sampingnya ada penjual keripik jamur (jamur crispy) Pak Baden yang cocok untuk disantap dengan lontong kari sapi.

Raja Rasa
Jl. Setraria 1, Bandung
022 2005070-71


Sebuah rumah makan besar dengan tatanan minimalis native. Menyajikan masakan Indonesia dengan sentuhan Sunda.


Mencicipi kepiting saus kraton, gado-gado pengantin, dan tahu goreng bumbu. Ketiga menu yang dipesan hadir dengan kualitas yang mengesankan.

Pepes Ikan Mas Duri Lunak
Jl. Pasirkaliki 211, Bandung
022 2038046


Menyediakan pepes ikan mas duri lunak tanpa proses pressurized cooking sehingga tekstur daging ikan masnya masih bagus. Dapat dimakan dengan duri dan tulangnya. Sayangnya, tempat ini tidak menyediakan meja dan kursi, sehingga hanya dapat dibeli untuk dibawa pulang atau sebagai oleh-oleh.


Iga Kambing BakarIga Bakar "Si Jangkung"
Jl. Cipaganti 75G, Bandung
0811 2205513


Sudah berdiri sejak lima tahun yang lalu, namun baru populer setelah pindah ke tempatnya yang sekarang. Sajiannya sungguh kreatif, di samping juga mak nyuss!


Iga kambing muda diungkep dengan rempah, kemudian dibakar di atas piring tanah liat. Diguyur saus berbasis kecap manis, dan ditaburi potongan kuweni dengan aroma yang khas. Rasa kuweni juga sangat matching dengan iga kambing bakarnya yang gurih dan empuk.



Nikmati chatting lebih sering di blog dan situs web
Gunakan Wizard Pembuat Pingbox Online

Minggu, 25 Januari 2009

BANDUNG : Bondan Winarno - Nasi Bancakan Mang Barna & Bi O’om

Materi Isi: Tim TransTV

Presenter: Gwen + Bondan Winarno

Bondan dan Gwen jalan-jalan di Pasar Cihapit, mencicipi tape ketan berwarna hijau, dibungkus daun. Dimakan dengan uli (juadah ketan).


Sayur Kepala IkanWarung Nasi Mak Eha
di dalam Pasar Cihapit
022 70401688

Sebelumnya, sudah tiga kali Bondan berusaha makan di warung nasi ini, tetapi selalu tutup. Kali ini, upayanya tidak sia-sia. Ternyata, hidangan Mak Eha memang luar biasa. Sekalipun tersembunyi di dalam pasar tradisional, tetapi kualitas masakannya harus diacungi dua jempol.
Mencicipi kepala ikan kakap yang dimasak pedas. Mak nyuss! Dalam bumbunya tampak daun kunyit dan daun kemangi. Rendang, urap, peper telor asin, dan gepuknya istimewa. Perkedelnya jauh lebih mantap dibanding perkedel terkenal yang hanya buka tengah malam di Station Hall Bandung.

Nasi BancakanNasi Bancakan Mang Barna & Bi O’om
Jl. Trunojoyo 62, Bandung
022 4203650

Sebuah rumah makan baru yang langsung populer. Menyajikan berbagai masakan Sunda siap saji dalam gaya minimalis tradisional.
Mencicipi nasi liwet dalam kastrol, pepes ayam, semur jengkol, ampas kecap, tumis pare, sayur picung (kluwek muda), sayur lompong (batang keladi), sambal oncom, dan lain-lain.

Roti Bakar Madtari
Belakang BCA Dago, Bandung
0813 21393850

Sebuah warung tenda yang sangat populer di kalangan remaja. Jualannya adalah makanan ringan sederhana seperti: mi instan dengan telur, kornet dan keju; roti bakar dengan berbagai isi; pisang bakar dengan berbagai isi. Di Bandung, istilah untuk roti isi atau sandwich adalah roti bumbu.
Mencicipi roti telur keju dan pisang susu keju. Minumnya teh jahe dan bansus (bandrek susu).